Kolaborasi Bantu Palestina

Perjuangan rakyat Palestina melawan Israel masih panjang. Pasca gencatan senjata berakhir. Perang berkecamuk kembali. Israel terus membombardir pemukiman warga. Ratusan rakyat sipil berjatuhan. Perang yang berlangsung dari 7 Oktober 2023 hingga kini, telah mengakibatkan 17 ribu jiwa rakyat Palestina gugur.

Palestina membutuhkan dukungan dari masyarakat dunia untuk bebas dari penjajahan. Kolaborasi menjadi kunci meringankan derita rakyat Palestina. Kolaborasi menjadi upaya kerja bersama. Sejumlah elemen gotong-royong untuk mewujudkan kepentingan dan tujuan bersama. Dalam hal ini bersama membantu Palestina. Setidaknya ada lima elemen yang turut andil kolaborasi membantu masyarakat Palestina.

Pertama, pemerintah Indonesia. Presiden dan Kementerian Luar Negeri menyuarakan penghentian perang di Palestina. Pemerintah berupaya optimal memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi. Pemerintah mengajak pimpinan negara lain untuk mendorong gencatan senjata. Selain itu, pemerintah melalui skema Indonesia AID menggelontorkan bantuan sebesar Rp 31,9 miliar. Bantuan ini gabungan dari anggaran pemerintah dan bantuan masyarakat.

Kedua, pihak swasta sebagai pelaku usaha. Di saat banyak perusahaan global tanpa malu mendukung Israel menyerang Palestina, perusahaan Indonesia menyalurkan bantuan untuk memfasilitasi suplai kebutuhan bahan pokok bagi rakyat Palestina. Bantuan yang disalurkan berupa dana kemanusiaan, logistik, biaya pesawat, hingga biaya ground handling. Ketiga, akademisi dari kampus negeri dan swasta lantang menyuarakan dukungan dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina. Kemanusiaan Palestina menjadi topik utama di acara seminar dan wisuda kampus. Kampus menyebut Israel telah melakukan genosida.

Keempat, media di Indonesia turut menyebarkan berita, informasi, dan opini terkait penjajahan di Palestina yang dilakukan oleh Zionis Israel. Secara tidak langsung media turut membuka kesadaran masyarakat secara luas untuk peduli Palestina. Bahkan ada presenter media yang mengenakkan atribut Palestina sebagai wujud dukungan bagi masyarakat Palestina.

Kelima, antusias masyarakat Indonesia untuk membantu Palestina demikian besar. Masyarakat menyalurkan milyaran dana Palestina melalui lembaga terpercaya baik lembaga pemerintah dan organisasi masyarakat. Pada tahap kedua pengiriman bantuan kemanusiaan lalu, yang dilepas oleh Presiden RI, masyarakat turut menyalurkan bantuan sebesar 18,4 ton. Bantuan ini terdiri matras hygiene kit (dewasa dan anak), makanan kaleng, selimut, makanan siap saji, dan berbagai perlengkapan. Dompet Sosial Madani DSM) bekerjasama dengan pemerintah dan Forum Zakat untuk mempercepat pendistribusian bantuan Palestina. Jangan lelah dan berhenti untuk menghapus duka Palestina.

Leave a Reply